blog-img
02/01/2021

Menyirat Angan - A. K. Dewi

Tim CROP PPM BIM | Event

aku berdiri di tepi hari dengan sepasang kaki tak mampu melipur ruang yang merenggangkan kita.

tanggal dan bulan habis tersangkar olehku yang tak mampu membuat rasa gentar tersingkir dari sudut kamar.

bertubi aku mengukir di ujung jemari, “kapan ini semua berakhir?”

kita banyak menghitung langkah, mengukur seberapa jauh kita mampu jalani hari dengan kaki dan tulang belakang sendiri,

kita meluputkan makan siang dan malam, membuang waktu untuk membasuh tangan hingga terluka,

kita banyak melampaui malam tanpa lelap, mungkin juga nanti malam, dan malam-malam berikutnya,

kita terlalu sibuk menelusuri jumlah manusia yang pergi rumah sakit dan tidak pernah kembali ke rumah, lalu bertempat tinggal di koran pagi ini.

berselang detik dan detak yang tergeletak,
hingga menapak di pangkal warsa ini,
persuaan dalam jaringan tetap tak mampu menyanggah duka yang bermukim di bahu kita.

di warsa yang akan tiba,
kuharap tak ada lagi detik yang kita lalui tanpa sukacita,

kita akan kembali terbenam bersama di bawah purnama dan menikmati bintang yang sukar tertangkap alat potret,

kita akan kembali mengukir senyum, mengait peluk, dan mencetak berlembar-lembar foto bersama—menggerus rindu yang terus menikam kita sebelumnya.

tentang angan yang belum terengkuh,
teruslah melangkah,
walaupun langit tak selalu indah dan awan tak selalu cerah.

badai yang singgah tak selalu menenggelamkan; ia akan membawa kita berlayar lebih jauh.

Bagikan Ke:

Populer